auto

auto

Thursday, September 2, 2010

Agustus; Pasar Toyota dan Honda di Amerika anjlok



Penjualan Toyota di Amerika, baik bulanan maupun harian untuk Agustus 2010, turun secara signifikan. Nasib serupa juga dialami Honda, walau hanya untuk penjualan bulanan. Dua hal jadi pemicu anjloknya pasar kendaraan Jepang tersebut. Toyota Motor Sales (TMS) Amerika melaporkan, penjualan pada bulan Agustus tercatat 148.388 unit. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang menjadi puncak, penurunan kali ini mencapai 31,4 persen. Adapun penjualan rata-rata per hari turun lebih banyak lagi sampai 34 persen. Tajamnya penurunan terjadi karena masa penjualan bulan kedelapan 25 hari, sementara tahun lalu 26 hari. Selain itu, pemerintah menghapuskan program insentif Car Allowance Rebate System (CARS) atau Cash for Clunkers. "Ketika program diterapkan, hasil penjualan Agustus tahun lalu sangat signifikan. Kami sungguh senang," ungkap Don Esmond, Senior Vice President Operation TMS. Sekarang, konsumen yang setia terpaksa kembali ke sistem tradisional dalam membeli mobil. Dari total penjualan 148.338 unit, divisi Toyota dengan semua tipe menguasai 128.923 unit. Itu pun turun 33,7 persen dari periode yang sama tahun lalu. Bahkan, penjualan sehari-hari juga jeblok sampai 36,2 persen. Adapun Lexus yang mengantongi 19.465 unit juga drop 11,6 persen. Sementara itu, penjualan Honda untuk Agustus tercatat 108.729 unit atau turun 30 persen. Hal ini juga terjadi akibat dampak penghapusan kebijakan pemerintah. Namun, total penjualan sampai Agustus justru naik 1,5 persen atau tercatat 815.075 unit. Rinciannya, divisi Honda menjual 97.195 unit atau turun 33,4 persen. Top model Honda, Accord, terjual 25.148 unit dan Civic 22.803 unit. Adapun peningkatkan justru terjadi pada tipe Pilot dan Odyssey dengan jumlah masing-masing 13,1 persen dan 8,7 persen.


source : www.otomotif.kompas.com

Honda All New Odyssey laris manis


Baru diluncurkan ke pasar awal Mei lalu, produk terbaru PT Honda Prospect Motor (HPM) All New Odyssey mendapat respos positif dari konsumen. Buktinya, hanya dalam tiga bulan (sampai Agustus), Multi purpose vehicle (MPV) premium Honda ini berhasil melampaui target penjualan sampai akhir tahun.

Saat diluncurkan, HPM hanya mengeset target 250 unit sampai akhir 2010. Tapi, total volume penjualan hingga Agustus sudah mencapai 282 unit. Lonjakkan terbesar bulan lalu sampai 168 persen atau 86 unit dari Juli yang hanya 32 unit.

Untuk Agustus lalu, ATPM Honda di Indonesia berhasil mencatatkan rekor penjualan tertinggi sepanjang 2010 dengan 6.025 unit dan total penjualannya mencapai 40.954 unit.

Total volume masih didominasi oleh tiga pilar andalan, Jazz, CR-V dan Freed sebagai penyumbang terbanyak. Jazz tetap mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar di segmen hatchback, terjual 2.124 unit, naik 10,63 persen dari Juli 1.920 unit. Secara keseluruhan, Honda Jazz telah meraih penjualan 15.529 unit.

CR-V juga menunjukkan performa yang sama, dengan mencatatkan penjualan 1.636 unit, naik tipis dari bulan sebelumnya 1.606 unit. Total Januari-Agustus , SUV itu terlego 11.307 unit. Sedang New Freed terjual 1.250 unit, sehingga total sudah 8.359 unit.

Masuk ke segmen sedan, City mengukir 408 unit sehingga komulatif penjualan 2.595 unit di seluruh Indonesia. Sementara Civic dan Accord, masing-masing menyumbang 256 unit dan 265 unit dengan total selama delapan bulan 1.637 unit dan 1.246 unit.

Jonfis Fandy, Marketing & Aftersales Service Director PT Honda Prospect Motor mengatakan bahwa Agustus menjadi titik puncak penjualan selama satu tahun. Distribusi menjadi kunci terpenting dalam memenuhi harapan konsumen.

"Kami berharap konsumen yang telah memesan mobil bisa segera menikmati mobil barunya pada saat musim Lebaran tiba. Selain itu PT HPM juga ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H, Mohon Maaf Lahir Batin,” jelas Jonfis dalam keterangan resminya yang diterima Kompas.com, hari ini.

source : www.otomotif.kompas.com

harga Mitsubishi ASX Rp 250 - 300 juta


Setelah dipajang di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) beberapa waktu lalu, Mitsubishi kembali menegaskan keinginannya untuk segera memasarkan Sport Utility Vehicle (SUV) bernama ASX Outlander.

Rencananya mobil tersebut akan dipasarkan di bawah harga Pajero Sport atau ada di bawah angka Rp 300 jutaan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Pemasaran PT Krama Yudha Tiga Berlian, Rizwan Alamsyah di kawasan Pondok Indah, Jakarta.

"Kami inginnya tahun depan. Harganya di bawah Rp 300 juta, di atas Rp 250 juta," jelasnya.

Saat ini negosiasi KTB dengan prinsipal di Jepang sedang gencar dilakukan. Peluang ASX Outlander untuk masuk ke Indonesia pun menurut Rizwan lebih besar dari crossover Mitsubishi yang juga dipamerkan di IIMS lalu karena harga Delica yang bisa mencapai Rp 600 jutaan bila masuk Indonesia.

"Peluang ASX lebih besar dari Delica. Kemungkinan ASX dulu yang akan kita masukan," imbuhnya.

ASX Outlander Sport sendiri adalah sebuah SUV crossover bertampang garang yang mengusung mesin 2.0 liter DOHC Mivec.

Mesin tersebut kemudian akan didukung oleh transmisi otomatis 6-speed dengan sistem penggerak roda elektronik tiga konfigurasi, 2WD, 4WD Auto, dan 4WD Lock.


source : www.detikoto.com

Mobil dengan bahan bakar udara, canggih!


penemuan terbaru yang ada di dunia, mobil dengan bahan bakar angin yang sangat ramah lingkungan berbeda dengan bahan bakar lain, bahan bakar angin tidak menimbulkan polusi udara.

ada tekhnologi hybrid yang mengklaim mengklaim lebih irit bahan bakar dan lebih ramah lingkungan, tapi sebenarnya teknologi hybrid tak benar-benar ramah bagi bumi ini. mesin hybrid mengaktifkan mesin yg konfensional dengan menggunakan bahan bakar fosil yang didukung oleh baterai, tapi untuk mobil bertenaga angin yang dikembangkan sebuah perusahaan di New York, AS, ini benar-benar tak menghasilkan emisi. hebat banget kan ?

mobil yg di gerakan dengan memanfaatkan polusi udara yang di mampatkan, di kembangkan oleh mantan insinyur di Formula Satu yang kini bekerja di European MDI Corporation, mobil angin ini sudah siap memasuki tahap pembuatan prototipe.Setelah melakukan serangkaian kesepakatan yang diduga dilakukan bersama Tata Motors dan sejumlah produsen otomotif Jepang, MDI baru saja memberikan lisensi teknologi anyar itu kepada Zero Pollution Motors yang berbasis di New York. Perusahaan otomotif Amerika itu akan memproduksi mobil tenaga angin dengan kapasitas enam tempat duduk, mobil akan diluncurkan pada tahun 2010. Menurut Technoride, Zero Pollution akan mengembangkan mobil tenaga angin yang mampu digenjot hingga kecepatan puncak 150 km/jam dengan daya jangkau sekitar 800 mil.

Para perancangnya memberi nama mobil berkapasitas lima tempat duduk ini, OneCAT. Body mobil dibangun dari fiber glass. Karenanya mobil ini hanya memiliki barat kosong 350 kg. Biaya rancang bangunnya pun relatif rendah, tidak lebih dari 2.500 poundsterling.

Yang membedakan dengan mobil ramah lingkungan lainnya (hybrid) adalah mobil ini tidak digerakkan listrik atau batteray. Melainkan udara bertekanan. Udara bertekanan ini berasal dari mesin kompresor yang disimpan dalam sebuah tangki fiber carbon. Tangki didesain menyatu dengan chasis.
Untuk mengisi penuh tangki udara itu hanya dibutuhkan watu tidak kurang dari tiga menit. Lebih cepat dibandingkan dengan mengisi batteray mobil meski lewat quick charge sekali pun. Volume penuh udara tangki mampu menjalankan kendaraan hingga empat jam.

Untuk menempuh perjalanan jauh, mobil ini dilengkapi booster berupa fuel burner yang akan membakar atau meledakkan udara. Ledakan ini akan mendorong pistons air bertekanan yang menggerakkan pistons. Fuel burner mampu bekerja baik untuk semua jenis minyak bakar.
“Saat dikendarai di dalam kota, mobil cukup digerakkan udara bertekanan. Fuel burner baru dipergunakan jika ke luar kota atau membutuhkan kecepatan tinggi,” ‘ kata Gyu Negre, sang penemu yang berkebangsaan Prancis itu.
Negre yakin mobilnya ini akan banyak peminat. Mengingat lebih ramah lingkungan. Kondisi yang kini gencar dipersyaratkan di benua Eropa. “Para pembeli mobil ini adalah mereka yang sangat peduli lingkungan,’ ungkapnya.
mudah untuk menghemat BBM. Tawaran ini menarik pada saat pemerintah mengimbau hemat BBM di tengah kelangkaan pasokan premium dan harga minyak mentah dunia yang tinggi.

Ada perangkat Fuel Xtreme yang secara elektronik membantu mengubah BBM menjadi lebih aktif. Gerakan molekul dipercepat sehingga menaikkan energi bakar. Pembakaran menjadi lebih sempurna, mesin tak panas, dan buntutnya adalah efisiensi alias hemat bahan bakar. Alat ini sudah diuji coba dan terasa pada tarikan mesin yang lebih ringan, akselerasi enteng. Logisnya, BBM pun hemat.

Perangkat lainnya, Super FuelMax, berupa magnet yang dipasang di saluran bahan bakar sebelum masuk ke ruang bakar mesin. Seorang rekan sudah menggunakan alat ini dan diakuinya ada perubahan dalam tarikan mesin. Menggunakan Magnet Neodymium, Super FuelMax sanggup memecahkan dan mengionisasi rantai molekul hidrokarbon pada BBM. Hasilnya, pembakaran BBM menjadi sempurna dan akhirnya hemat bahan bakar.
Juga bisa ditemui Magic Jet yang lebih pada pengaturan kualitas udara yang diperlukan untuk pembakaran BBM di mesin. Efisiensi muncul karena pembakaran sempurna. PT Astra Otoparts dalam waktu dekat juga akan meluncurkan Bardhal Octane Booster yang memperbaiki kadar oktan yang rendah dalam BBM di negeri ini. Mobil berteknologi mutakhir membutuhkan oktan yang lebih tinggi. Juga hendak diluncurkan Specta Fuel Catalyst yang juga bisa memperbaiki mutu BBM yang ada.

Pengemudi harus paham soal dan bobot kendaraan, termasuk muatannya. Misal, sebuah sport utility vehicle (SUV) seperti Opel Blazer dengan bobot 2 ton sekalipun bermesin 2.2 Liter (2.198 cc) tidak bisa diajak balap dengan sebuah Honda Jazz dengan mesin 1.5 Liter (1.497 cc) dan bobot tak sampai setengahnya Opel. Mesin 2.2 Liter untuk perjalanan jauh, melalap jalan terjal dan berlumpur, bukan untuk balap.

Berkaitan dengan bobot mobil dan hemat BBM, BMW Group dari Jerman kian berupaya menekan bobot mobil keluarannya dengan menggunakan bahan yang lebih ringan. â?Membuat mobil lebih ringan 100 kilogram berarti menghemat setengah liter BBM untuk jarak tempuh 100 kilometer,â? ujar Helena Abidin dari PT BMW Indonesia.

Belum lagi dari aspek aerodinamis. Mobil sedan jelas lebih melaju ketimbang SUV maupun multipurpose vehicle (MPV). Bentuknya yang lebih pipih membuat gesekan angin dari depan lebih kecil dibandingkan dengan SUV atau MPV, apalagi bus atau truk. Pemakaian BBM pun semakin rendah. Jadi, tak tepat jika SUV diajak balap dengan sedan.

Mobil yang sudah dimodifikasi berbeda dalam konsumsi BBM dibandingkan dengan mobil standar pabrik. Ban yang lebar semakin menambah tahanan angin dan kerja mesin. Ban yang standar tetapi tekanan angin kurang juga berdampak pada pemakaian BBM. Belum lagi tambahan berbagai aksesori di luar maupun di dalam mobil, yang selain menambah bobot kendaraan, juga menambah gesekan angin dari depan saat melaju.

Pengemudi juga harus mengenal daya kerja mesin. Misalnya, soal tenaga maksimum dan torsi maksimum. Torsi maksimum pada putaran mesin rendah (rpm) jelas membuat kendaraan ini tak perlu tenaga mesin besar saat meluncur perdana. BBM pun lebih hemat karena pedal gas tak perlu diinjak dalam. Tarikan panjang di awal atau kebiasaan menekan pedal gas berulang-ulang jelas pemborosan.

Tenaga maksimum mesin pada rpm sekian juga menunjukkan bahwa kendaraan tak bisa lagi pacu. Semisal tenaga maksimum pada 4.000 rpm, maka kendaraan tak bisa dipaksa lagi di atas rpm ini. Tidak akan ada tambahan tenaga kecuali BBM yang terbuang sia-sia.

Semua obrolan di atas ini dengan asumsi mesin mobil dalam kondisi prima. Busi, sistem pengapian lainnya, pelumas bagus, dan peralatan lainnya mantap. Jangan berbicara konsumsi BBM irit kalau kondisi mesin reyot. Asap tebal terlihat dari ujung knalpot, padahal mobil bermesin premium. Kalau ini bukan saja tidak hemat BBM, tetapi juga merusak lingkungan. Jadi, urusan hemat BBM itu sebenarnya persoalan kecil. Bagaimana setiap pengemudi tahu diri, termasuk mengenal kondisi utuh dari kendaraannya. Saatnya ikut prihatin dengan kondisi BBM di negeri ini

mobil Obama ibarat 'Bunker'


Cadillac produksi General Motors (GM) untuk Obama memiliki kode nama ‘Stagecoach’. Dari luar, memang terlihat mewah. Namun, perlindungan ekstra ketat akan diperoleh siapapun yang duduk di dalamnya. Mobil ini bak bunker berjalan yang nyaman.

Tak ada yang bisa mengetahui spesifikasi detil ‘Stagecoach’ karena GM memegang kontrak dari dinas pengawalan presiden, Secret Service, untuk merahasiakannya. Yang jelas, mobil ini tercanggih dan juga tak jauh beda dengan pesawat kepresidenan AS, Air Force One.

“Kami tak bisa banyak mendiskusikannya. Pokoknya sistem kendaraan ini merupakan teknologi perlindungan tercanggih yang ada dalam kendaraan di seluruh dunia,” ujar Asisten Direktur Secret Service Office of Protective Operations, Nicholas Trotta. Jubir GM David Caldwell mengatakan, mobil tersebut versi baru Cadillac DTS yang digunakan mantan Presiden AS George W Bush.

‘Stagecoach’ atau ‘Caddy One’ atau ‘Limo One’ Obama ini mirip dengan kendaraan kepresidenan pendahulunya. Namun lebih tinggi dan besar, serta beratnya mencapai 7-8 ton. Mobil ini menggunakan chassis truk kecil GM dan digerakkan dengan mesin diesel.

Pintunya memiliki ketebalan sekitar 20 centimeter dan beratnya seperti pintu kabin pesawat Boeing 747. Pelindung mobil terbuat dari kombinasi aluminium, titanium, dan keramik. Kaca antipeluru setebal 12,5 centimeter menghiasi seluruh mobil. Karpet mobil terbuat dari kevlar atau bahan rompi antipeluru untuk perlindungan dari ranjau.

Bagian dalam mobil terisolasi, memiliki sistem sirkulasi udara khusus untuk perlindungan dari serangan bahan kimia. Sudah pasti, suara apapun dari luar mobil takkan terdengar.

GM mengatakan mobil tersebut antirudal, tapi tetap nyaman dengan interior kulit yang menjadi keunggulan Cadillac. Obama tak perlu khawatir kesepian, sebab ada pemutar CD yang menampung 10 cakram sekaligus. Tentu saja, teknologi komunikasi tercanggih juga ada di dalamnya.

Mantan agen Secret Service yang menjadi pengemudi mantan Presiden AS Bill Clinton, Joe Funk mengatakan, Obama akan terkejut dengan sistem komunikasi mobil itu. “Ia memang terisolasi ketika berada di dalam mobil itu. Tapi pada saat bersamaan, ia bisa berkomunikasi dengan seluruh dunia hanya dengan sekali sentuh,” katanya.

Limo Obama ini merupakan yang teranyar dari sejarah mobil kepresidenan yang dibangun oleh Cadillac selama 100 tahun terakhir atau sejak Kongres menyetujui pendanaan untuk kendaraan presiden.

Berawal dari Presiden Wilson yang mengendarai Cadillac dalam parade berakhirnya Perang Dunia I. Presiden Coolidge mengendarai 1928 Cadillac Town Car, yang menjadi Cadillac resmi pertama yang terparkir di 1600 Pennsylvania Avenua. Mobil itu memiliki mesin 341 kubik inchi dan berkekuatan 90 tenaga kuda yang pada saat itu menjadi terbaik di kelasnya.

Pada 1938, pemerintah AS mendapatkan dua Cadillac konvertibel. Masing-masing sepanjang lebih dari tujuh meter dan beratnya lebih dari empat ton. Keduanya mendapat julukan ‘Queen Elizabeth’ dan ‘Queen Mary’. Beberapa kelengkapannya antara lain generator cadangan, radio dua arah dan persenjataan lengkap.

Dua mobil itu sempat melayani Presiden Roosevelt, Truman dan Eisenhower sebelum diganti dengan ‘Queen Elizabeth II’ dan ‘Queen Mary II’ yang dipakai hingga 1968.

Cadillac kembali ke Gedung Putih pada 1983, ketika Presiden Reagan naik di Fleetwood yang terkenal karena dilengkapi Turbo Hydra-Matic 400 bertransmisi otomatis. Kemudian Presiden Clinton menggunakan Fleetwood Brougham yang ditenagai mesin 454 kubik inchi (7,4 liter) V8.

Koleksi mobil-mobil kepresidenan tersebut kini berada di Museum Henry Ford. Namun sejak Presiden Bush, mobil kepresidenan tak lagi dimuseumkan. Pascaserangan teror 11 September 2001, protokol Secret Service mewajibkan mobil kepresidenan dihancurkan setelah pergantian masa jabatan. Tujuannya, mencegah terbongkarnya teknologi yang ada di dalamnya.

Belum diperoleh informasi, apakah mobil ini akan dibawa serta bersamaan dengan kedatangan Obama ke Indonesia. Namun, sejak menjadi Presiden AS, kemanapun Obama pergi, sang Cadillac berkode ‘Stagecoach’ selalu ikut serta.


source : www.inilah.com